IRI DENGAN MEREKA YANG SUDAH BERHASIL
untuk itu jangan menyalahkan diri kita sendiri dan jangan merasa down
Asalamualaikum. Wr. Wb
Wah kebetulan nih lagi dibaca sama kamu, gimana kabarnya
hari ini ?
Semoga tetap sehat selalu yah dan jangan lupa bersyukur :)
Sayangnya artikel yang aku publish hari ini bukan tentang
motivasi, inspirasi, ataupun semacamnya.hanya ingin bercerita saja dengan diri
sendiri yang aku buat dalam sebuah tulisan
Kalaupun artikel ini terbaca oleh seseorang, ya yaudah,
hitung-hitung berbagi juga.wkkw
...............................................................................................................................
Indramayu, 10 april 2022 tepatnya dibulan puasa. (cuaca
cerah agak redup sedikit tertutup mendung) diketik pada waktu 11:34.
Melihat beberapa buku-buku belajarku yang berserakan,
terpampang beberapa macam tulisan yang aku sendiri kadang kurang mengerti
dengan isi materi, menarik panjang nafasku dan ku hembuskan pelan-pelan, saat
istirahat sejenak dengan penatnya materi, membuka beranda halaman facebook ku,
tak sengaja melihat sebuah postingan teman-teman sebaya yang sudah meraih
impianya masing-masing.
Saat itu aku melihat sebuah postingan salah satu temanku
yang sudah berada di negeri impian ku, yah Jepang.
aku langsung menutup jendela halaman facebook ku dan
meletakan ponsel yang ku genggam, seakan tak ingin lagi melihat postingan itu,
rasa iri pun menjadi jadi.
Menggerutu sembari menatap buku buku..“ yahh, ko mereka bisa
yah, aku kapan?, mau sampai kapan?, pengen kaya mereka, enak banget ya dia udah
bisa cari duit sendiri, pengen ke jepang “
Pada saat itu rasa iri, cemburu, insecure mulai terkumpul
menjadi 1, ingin sekali rasanya besok sudah lulus kuliah dan langsung bekerja
dan meniti karir, dan membahagiakan orang tua.
Namun kenyataanya untuk lulus kuliah pun masih memakan
beberapa tahun, sedangkan sekarang saja masih semester 2.
....................................................................................................................................
Setelah menggerutu dan merenungi kembali, aku menemukan
sebuah reels di instagram yang menceritakan sebuah rasa yang sedang ku alami
sekarang.
“Matahari dan bulan
pun akan terbit pada waktunya, hidup ini bukan ajang kompetisi, siapa cepat
meraih impianya, bukan ajang perlombaan.”
Mungkin allah menegurku lewat sebuah postingan yang tak
sengaja aku dapat, semua orang yang berusaha itu sedang berproses, butuh
kesabaran, jangan membandingkan diri dengan orang lain.
Kita sebagai manusia biasa tidak tahu kehidupan kedepanya
akan seperti apa, bisa saja suatu saat nanti allah memberikan kita sebuah
kejutan, rezeki dengan jalan yang tidak di sangka sangka.



Comments