JANGAN MAU JADI BODOH
Widasari, 26 Januari 2023
Wihhhh ga kerasa udah akhir bulan aja nih di tahun yang
baru, semangat tentunya juga harus baru dong yaga, tahun baru aja bisa ganti, gimana
sama kamu ? status udah ganti kah ? dari jomblo jadi udah ada yang punya gitu
?. canda jomblo.wkwk (udah jangan pacaran, fokus aja buat upgrade diri ke yang
lebih baik yah, jodoh udah ada yang ngatur, fokus ke tujuan yang ingin kamu
capai.)
Beberapa moment memang sangat berkesan kalo keinget moment
masa lalu sendiri, tapi agak malu juga sih kaya mikir “kok bisa sih pacaran” tapi
di usia sekarang ini kaya udah males aja buat sok-sok an pdkt, bales chat yang
menye-menye, gamau menaruh harapan ke cowok apalagi yang kata-katanya semanis
gula bibit.wkwkw
Waktunya ngebahas topik serius nih yuk...
........................................................................:)
Miris yah anak-anak muda yang memang di bawah umur sekarang
kalo pacaran kelewat batas, mungkin karena pengaruh teknologi yang kian semakin
maraknya video tidak senonoh untuk di tonton,tidak luput juga dari didikan
orang tua yang kurang mengawasi (seperti membolehkan anaknya untuk pacaran) karena
orang tua sekarang banyak yang mengizinkan anaknya untuk pacaran dan malah ia
dukung.
Sebenernya pacaran atau tidak memang itu adalah hak masing-masing
individu,
Pesan Untuk perempuan, kalo memang pacaran setidaknya kita
tau batasan dan seharusnya kita mengerti tentang menjaga diri, atas dasar apa
kita mengikuti nafsu dari si lelaki (atas dasar cinta?), (atas dasar sayang?),
(dikasih iming-iming/jaminan apa sih kita menuruti nafsunya?) Ingat jangan
pernah mau menuruti nafsu/ego dari pacar, secara logika mereka bukan
siapa-siapa/bukan suami dan tidak memiliki janji/tidak terikat dalam ikatan
yang sah (Nikah), pacar bisa ninggalin kita kapanpun.
Pesan untuk lelaki, Kalo memang pacaran setidaknya paham lah
arti menjaga, apa tujuanmu pacaran hanya untuk melampiaskan nafsumu? (anda punya
hak apa? Suami juga bukan, tidak ada ikatan sah malah dengan gampangnya
melakukan perbuatan yang tidak wajar), mereka (perempuan) di besarkan oleh
orang tuanya dan disekolahkan agar menjadi anak yang pintar dan kamu
memacarinya hanya untuk melampiaskan nafsu?, setidaknya kerja yang bener, punya
rumah sendiri, mampu memberi kan uang untuk orang tua dan kalo memang sudah
siap untuk menikah ya nikah (jadilah lelaki yang bertanggung jawab, mendidik
yang baik), jangan melampiaskan nafsu tapi masih berstatus menjadi pacar (Punya
mental kok cemen,wkkw) canda.
Udah-udah jangan salahin siapa yang salah, perbaiki lah
kembali hubunganmu dengan allah (dengan cara perbaiki shalat) maka kamu akan
terhindar dari yang namanya zina.
Teringat salah 1
kalimat yang ada di dalam buku alpha girls, gini “Tidak ada yang lebih bodoh dari
mementingkan lelaki di atas pendidikan”, fokus dulu aja sama tujuan dan impian
kita, belajar produktif, mandiri, perluas wawasan dan pengetahuan, perbaiki
diri menjadi lebih baik, perbaiki shalat.



Comments