Menemukan kembali diriku
Cirebon, 10 Maret 2026
Setelah semua drama itu selesai, jujur aku sempat merasa kehilangan arah. Bukan hanya kehilangan seseorang, tapi juga seperti kehilangan diriku sendiri. Hubungan yang penuh emosi itu membuatku lupa bagaimana rasanya hidup hanya untuk diriku.
Pelan-pelan aku mencoba kembali. Aku mulai melakukan lagi hal-hal yang aku sukai. Membaca buku, menonton drama, mencari kesibukan kecil yang membuat hariku terasa lebih hidup. Di setiap proses itu, aku selalu berdoa agar Allah membesarkan rasa ikhlasku—untuk menerima hal-hal yang memang bukan untukku.
Beberapa hari yang lalu aku masih menangis, masih marah, masih kecewa. Bahkan mungkin masih menyangkal semua yang terjadi. Tapi hari ini aku merasa sedikit lebih kuat. Aku mulai bangga pada diriku sendiri karena masih mampu bangkit dan menerima diriku kembali.
Ada banyak hal yang tidak bisa aku ceritakan kepada siapa pun. Ada juga luka yang memang harus aku lepaskan sendiri. Tapi satu hal yang aku tahu sekarang: aku tidak ingin lagi kembali ke belakang.
Aku sudah berjalan dengan jalanku sendiri, dan dia pun dengan jalannya sendiri. Dunia tidak berhenti tanpa dia. Mimpiku tetap ada, dan aku akan tetap mengejarnya.
Untuk saat ini, aku hanya ingin berjalan ke depan. Pelan-pelan, dengan diriku sendiri. Dan untuk pertama kalinya setelah semuanya… aku merasa jauh lebih tenang.


Comments